Halo warga GISA! Semarang tiba-tiba panas Pagi hari Selasa 7 Maret 2023, terlihat gejala-gejala bahwa hari ini merupakan hari yang berbeda. Para murid kelas 1 & 2 bergegas memasuki sekolah mengenakan pakaian olahraga merah muda merona dan kumpulan orang tua menunggu di depan sekolah dengan membawa bekal-bekal yang lezat. Ketidaksabaran pekat terngiang dalam atmosfir apel karena para siswa dan orang tua tahu bahwa hari ini hari yang spesial: outing class ke Grand Maerakaca. Seketika selesai apel pagi, para murid kelas 1 & 2 berbaris dan bergegas dengan rapi keluar dari sekolah. Mereka disambut oleh para pendamping yang menemani mereka berangkat dari sekolah. Murid kelas 1 menaiki kereta mini dan ditemani oleh lagu ceria seiring jalan; murid kelas 2 menyusul menggunakan angkot. Sesampainya disana, para siswa bergegas turun dari kendaraan mereka dan berbaris rapi di depan pintu masuk. Mereka disambut oleh pemandu wisata yang memulai kegiatan dengan jalan-jalan sembari mengenali beberapa daerah mini dari depan Maerakaca menuju danaunya. Para murid rehat dalam Anjungan Kabupaten Batang. Mereka dipandu untuk duduk dan menyaksikan kegiatan-kegiatan selanjutnya. Para pemandu memperkenalkan lebih lanjut mengenai Grand Maerakaca dan mengajak semuanya untuk menyaksikan 3 eksperimen. Eksperimen pertama menguji kebenaran Laut Mati menggunakan telur yang mengapung akibat kadar garam dalam air, eksperimen selanjutnya mengisi balon menggunakan karbon dioksida dari reaksi cuka & baking powder; dan eksperimen terakhir meluapkan soda menggunakan permen mentos. Setelah bereksperimen, pemandu memberikan setiap anak paket yang berisi patung polos, 2 cat, dan 2 cotton bud. Para siswa diberikan waktu untuk mengecat patung mereka sekreatif keinginan mereka. Ada yang mengecat dengan rapi dan ada yang menggunakan jari. Pada akhirnya, para murid bersenang-senang dan menyimpan karya mereka dengan bangga. Seselesainya membersihkan diri, para murid kelas 1 menaiki kereta mini dimana mereka diperkenalkan pada daerah-daerah mini baru. Ketika berhenti di Kabupatan Cilacap, mereka bergegas memainkan alat-alat edukatif yang tersedia disana. Setelah puas, mereka pulang kembali ke Anjungan dan bergantian dengan kelas 2 untuk menaiki kapal. Sambil berlaut, pemandu menunjukkan daerah-daerah baru dan para murid bersorak ketika menyaksikan ikan bandeng melompat. Berkegiatan seharian tentu menghabiskan perut; atas dukungan dari para orang tua murid, tidak ada perut yang lapar karena bekal lezat dari mereka dan rangkaian acara berjalan lancar dari mulai hingga selesai. Para murid kembali ke sekolah menggunakan kendaraan yang sama dan setelah berkumpul sebentar di kelas, mereka bergegas pulang dengan senyuman di muka mereka
Segar pasti minum kelapa muda
Ayo teman jangan malas
Hari ini kita ke Maerakaca!



